JATUH HATI atau JATUH CINTA?

Kenapa sih judulnya cinta-cintaan lagi?? karena apa ya?? lain kali aku share lagi pengalaman perjalananku, tapi ini juga termasuk perjalananku kok. Perjalanan cintaku hehehe :))
Kenali apa yang kalian rasakan mengenai cinta, kadang kita nggak sadar loh lagi Jatuh Hati atau Jatuh Cinta. Emang beda ya? apa bedanya? nggak sih sama aja hehehe cuman bedanya kalo kalian itu merasakan hanya sekedar cinta atau bener-bener hatinya dicuri sampe sayaaaang banget. Ada looooh yang kayak gitu kadang kita nggak sadar aja, karena rasa jatuh cinta kita didorong sama obsesi kuat untuk memiliki orang yang udah bikin kita jatuh cinta.

Hmmm... obsesi? yah kita kadang punya naluri obsesi kuat karena jatuh cinta berlebih dan akhirnya pengen memiliki orang itu. Obsesi untuk memiliki seseorang emang bagus sih tapi apa kalian yakin ini akan berdampak baik-baik aja dengan perasaan kalian masing-masing??? inget cinta itu bukan untuk dipaksa karena cinta itu murni dan suci dasarnya kan dari hati dan perasaan. Obsesi dan perjuangan cinta? boleh berjuang tapi bukan memaksa dan mengorbankan hal konyol. Menurutku sebagai seorang wanita sebenernya perjuangan untuk cinta itu perlu, karena menurutku cinta ingin diuji seberapa kesungguhan dan tulusnya cinta yang sedang diperjuangkan itu. Karena akan timbul pertanyaan:
  1. Apakah kita sungguh-sungguh?
  2. Apakah kita hanya saling memanfaatkan?
  3. Apakah kita akan saling menerima segala kekurangan yang belum tau?
  4. Apakah kita nantinya tidak akan melukai fisik dan perasaanku?
  5. Apakah kita mampu membawa "KITA" yang lebih baik?
Nah itu yang menurutku akan muncul pertanyaan disaat seseorang ingin berjuang dan memperjuangkan "KITA" menjadi ikatan cinta. Sedangkan obsesi seseorang sebenarnya tidak pernah mengeluarkan pertanyaan itu namun yang dia pikirkan adalah "DIA AKAN MENJADI MILIKKU DAN HANYA DIA MILIKKU" itulah obsesi yang kalian mungkin hadapi. Dan mulai sekarang hentikan penyakit obsesimu soal cinta karena cinta tak perlu kata "PAKSA".

Lalu bukankah perjuangan itu merupakan siksaan? bukankah itu juga pengorbanan??? dan dia juga dorongan dari obsesi kan???

Perjuangan bukan siksaan, tapi sebuah ujian untuk memperoleh kekuatan mental yang baru dengan mendapatkan cinta yang baru juga. Analoginya gini, apakah Tuhan akan langsung menerima dan mengabulkan doa mu?? tidak kan??? kalian harus berjuang untuk mendapatkan doa-doamu, tentunya dengan berdoa, bersikap mulia dan berusaha. Thats it! perjuangan. Tapi apakah perjuangan menuai hasil; yang sesuai dengan keinginan kita? jawabannya NGGAK! karena kembali lagi ke Tuhan penentunya. Jadi perjuangan itu jadi sia-sia nggak?? tentu nggak dong... karena mungkin ada penundaan dan ada yang lebih baik sedang disimpan Tuhan untuk kita.

Perjuangan memang pengorbanan tapi yang aku maksud bukan perngorbanan nyawa sebagai taruhannya, harta sebagai imbalannya atau bahkan orang lain menjadi penjaminnya. Berkorbanlah demi cinta sewajarnya, kalaupun nggak dapetin cinta yang kalian inginkan berarti kembali ke awal mengenai pertanyaan kesungguhan cinta. Kata "KITA" berubah hanya "DIA" hanya kamu yang dipertanyakan kesungguhannya, sedangkan kamu tidak ingin menanyakan hal yang sama. Dan itulah obsesimu yang muncul.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar