Aku pernah mendengar banyak cerita tentang cinta dari orang-orang terdekatku, bahkan dalam setiap perjalanan yang aku lalui pasti menemukan cerita cinta yang beragam. Aku bahkan mengenal betul setiap cerita yang mereka sampaikan akan berakhir sama seperti apa yang aku bayangkan. Aku menyukai cerita-cerita mereka tak banyak cerita dari mereka yang unik bahkan mampu membuatku iri untuk memiliki cerita tersebut. Lucu memang terkadang mereka mengeluh karna cinta, menangis karena cinta, tertawa karena cinta. Semua yang mereka rasakan adalah karena cinta dan mereka senang melakukannya.
Mereka terkadang mengeluhkan cinta mereka padaku yang sebenernya nggak pernah bener-bener memiliki cinta unik yang mereka miliki. Tapi aku seneng tiap mereka menceritakan kisah cinta mereka, aku seperti belajar hal baru mengenai cinta. Hal lucu yang selalu aku alami adalah mereka yang menjadi tokoh dalam kisah cinta itu namun selalu bertanya solusinya padaku yang nggak pernah melalui kisah-kisah itu. Mereka seakan mempercayaiku sebagai guru solusi kisah mereka yang sebenernya buta akan kisah cinta.
Tapi aku selalu melalui kisah cinta sendiri, ya... walaupun kisahku hanyalah kisah yang membosankan tiap ketemu cowok alurnya selalu sama. Kenalan - Deket - Perhatian - lalu Pergi menghilang :)) apa itu beneran? yap jelas begitu terus alurnya, nggak berubah. Lucunya itu selalu terjadi sama cowok yang beda-beda dan herannya selalu kisah yang sama. Tapi ada kisahku yang selalu tragis alurnya cuman Kenal - trus Ngilang atau bahkan yang lebih ekstrimnya lagi Nggak kenal - aku Deketin - trus Ngilang hahaha.. :)) Lucu ya?? kadang emang hidup perlu ditertawai kayak kata bang Ernest.
Mungkin kisah cintaku sering disebut cinta bertepuk sebelah tangan, cinta sendirian atau cinta obsesi, sebelumnya aku udah bikin artikel tentang cinta obsesi dan itu berasal dari pengalaman aku sendiri.
Sekarang ini aku lagi seneng banget kenal sama cowok hmm... sebenernya dia nggak begitu nice sih orangnya, lebih ke tipe-tipe cowok yang cuek mungkin ini gara-gara aku kena karma kali ya... hahaha :)) soalnya banyak yang bilang aku ini cuek banget sama orang dan lebih ke sikap nggak peka siiih hehehe :-D
Tapi aku sama dia memang banyak kata "Tapi"-nya. Pada dasarnya emang aku gampang suka sama cowok, ya istilahnya jaman sekarang baper-lah. Aku suka sama dia karena dia pernah bilang kalo dia punya rencana ngedeketin aku, tapi karena aku pernah bohong tentang status aku yang udah punya pacar jadi katanya dia nggak jadi ngedeketin aku hahahha :)) siapa yang nggak klepek-klepek kalo denger kata-kata begitu?? apalagi aku yang udah jomblonya bertahun-tahun. Langsung deh aku geernya selangit, tapi gengsi dong kalo langsung ngomong ke orangnya jadi aku senyum-senyum aja dan pura-pura kita emang harusnya temenan.
Karena aku harus belajar dari kisah masa lalu-ku, aku yang terjebak cinta dalam sebuah persahabatanku sendiri sampe-sampe aku dan mantan sahabatku udah nggak sahabatan lagi. Intinya kita udah nggak temenan lagi dan cintaku ini yang telah menghancurkan persahabatan itu sendiri, itu yang membuat aku lebih memilih kisah cinta sendirian daripada orang yang aku suka harus tau perasaanku dan pergi seperti dia.
Tapi sekarang dengan dia yang aku suka adalah dia yang telah menjadi sahabat baruku dan memiliki kisah yang hampir sama. Tapi aku menolak memiliki akhir kisah yang sama, aku nggak mau dia menjadi mantan sahabatku. Biarkan aku yang memiliki rasa cinta ini sendirian agar dia nggak pergi meninggalkanku dan biarkan rasa cintaku perlahan pudar dan menghilang dengan sendirinya tanpa kita saling melukai.
Aku memang egois membiarkan rasa cintaku tumbuh dengan sendirinya dan membiarkan aku sendiri yang tau, aku hanya nggak mau dia tau dan pergi. Emang kalo dia tau perasaanku dia bakalan membalasnya? apa ini nggak bakalan bikin kita saling menyakiti? menumbuhkan rasa kecewa?. Kalo pun dia tau dan menerima apa ini akan berakhir bahagia? apa nantinya kita bakalan masih bisa temenan? dan apa ini nggak bakalan bikin kita saling nyakitin juga?. Kalo pun dia tau dan menolaknya apa ini bakal bikin kita saling memuaskan perasaan kita? apa aku bisa nerima?.
Jadi biarkan kita saling memperhatikan dan diam-diam saling menjauh untuk menghilangkan rasa cintaku ini. Meskipun saat aku dan dia saling berjauhan rasa rinduku lebih menyiksa karena rinduku tak pernah tersampaikan dan kadang aku harus datang dan bertemu dia hanya untuk alasan sepele yaa...biar aku ndak kangen lagi. Aku sering chat sama dia, tapi disaat rindu itu datang aku nggak pernah berani cuman sekedar melihat lagi history chat kita yang seru, perlahan berubah kadang hilang dan jadi beda.
Seandainya waktu bisa aku putar kembali semua ingin aku perbaiki semuanya agar kita bisa merasakan sedikit keindahan kisah cinta yang aku impikan, seperti kisah-kisah yang temenku ceritakan dan membuat aku iri.
Seandainya waktu bisa aku hentikan seperti aku nonton film dari perangkat gadgetku, aku ingin menghentikan saat kita sedang melukiskan kisah seru berdua dan hanya kita yang tau. Kisah yang membuatku melayang dan belum terpikir akan terjatuh.
Seandainya waktu bisa aku putar kembali semua ingin aku perbaiki semuanya agar kita bisa merasakan sedikit keindahan kisah cinta yang aku impikan, seperti kisah-kisah yang temenku ceritakan dan membuat aku iri.
Seandainya waktu bisa aku hentikan seperti aku nonton film dari perangkat gadgetku, aku ingin menghentikan saat kita sedang melukiskan kisah seru berdua dan hanya kita yang tau. Kisah yang membuatku melayang dan belum terpikir akan terjatuh.