Malam itu melihatmu disebuah sosial media tapi entah kenapa kecemburuanku hadir?? padahal kita bukan sejoli yang mengikat janji. Namun rasanya aku begitu cemburu dengan kegiatanmu di salah satu sosial media, rasanya memang begitu cemburu yang buta. Entah apa yang aku pikirkan sekarang, aku hanya bertanya apa dia pilihan hatimu?? jika "IYA" aku sudah berpesan pada Tuhan setiap saat untuk selalu menerima keputusanmu jika suatu saat kau memilih wanita lain. Aku selalu berpesan pada tuhan untuk selalu menjadi wanita yang ikhlas dan tabah, karena ku sadar kita belum berkenalan atau malah mengikat janji. Aku harus menghargai setiap apa yang kau pilih karena aku bukanlah apa-apa.
Sedikit ku membaca siapa wanita yang kau tuju itu, dia begitu sempurna dan jauh lebih sempurna daripada aku... aku yang hanya wanita setengah insaf pada akhirat ini. mungkin ini juga teguran dari tuhan bahwa aku bukanlah wanita sempurna yang mungkin belum pantas untukmu.
Dibalik semua kejadian ini aku akan terus berjuang. Berjuang demi apapun itu...
Akan aku kuatkan diriku, hanya ingin mengatakan bahwa "iya, aku menyukaimu lebih dari sekedar fans" hanya itu yang ingin aku lakukan. Butuh waktu berbulan-bulan untuk melatih keberanianku.
Akan aku kuatkan diriku, hanya ingin mengatakan bahwa "iya, aku menyukaimu lebih dari sekedar fans" hanya itu yang ingin aku lakukan. Butuh waktu berbulan-bulan untuk melatih keberanianku.
Aku tau kau melihat wanita dari ketulusan hatinya. Maka aku harus ikhlas untukmu bahagia.
MHBR
Tidak ada komentar:
Posting Komentar